The Tale Of A Kendoka
15 October, 2011
'Till I Write Again
Tidak terasa ternyata sudah hampir 6 tahun sejak saya pertama datang ke dojo untuk berlatih Kendo dan mulai menulis dalam blog ini.
Tujuan awal saya menulis sangat sederhana, ingin berbagi cerita dan informasi mengenai kegiatan Kendo yang saya lakukan dengan teman-teman Kendoka lainnya di Indonesia dengan harapan dapat menularkan semangat dan inspirasi yang saya dapat melalui berlatih Kendo.
Saya sangat senang dan berterima kasih atas seluruh respon yang diberikan, hal itu memberikan saya energi lebih untuk terus menulis serta berlatih.
Namun seiring dengan waktu, saya merasa belum dapat lagi memperbarui tentang kegiatan Kendo saya. Saya memutuskan untuk cuti menulis sementara waktu.
Blog ini akan tetap ada dan tidak akan saya hapus, semoga isi didalamnya dapat terus bermanfaat sebagai sumber informasi bagi peminat Kendo baru lainnya.
This is probably my last post. I will still be doing Kendo and we will keep in touch.
I consider just about everyone I have met here in my blog from all over the countries to be friends of mine now, and I will definitely miss you all.
Warmest regards,
Fifi Afifa Andy (song5)
13 December, 2010
Ujian Kendo Nasional Des 2010
Grading nasional kemaren di JJS rasanya lamaaa, panjaaaang dan sepertinya standar kelulusan sekarang lebih susah. Dari sekitar 30an peserta non-bogu, yang naik tingkat menjadi 3-Kyu kayaknya bisa di hitung jari... dengan satu tangan pula.
Jadi total bogu group & non-bogu group ada sekitar 40 peserta dari Indonesia & Japanese member di Jakarta dan daerah-daerah lain. Penilai ada 5 sensei oleh Jakarta Kenyukai. Shimomura-sensei (7-Dan Kyoshi), Aono-sensei (6-Dan Renshi), Iyoda-sensei (6-Dan Renshi), Kasai-sensei (6-Dan Renshi) & Morisaki-sensei (6-Dan Renshi).
Setelah semua siap, grading dimulai jam 9.45. Saya enggak ikut ujian jadi datang untuk bantu aja administrasi JKA & motodachi untuk non-bogu. Rencananya kemaren saya mau ijin karena jam 11 ada acara di tempat lain... Tapiii ternyata nggak bisa kemana-mana, grading sampai jam 12 aja baru selesai group yang Bogu above Shodan (-__-') ... Setelah itupun masih ada jigeiko. Jadi saya stay. Udah terlanjur terlambat juga buat pergi.
Waktu jigeiko kaki saya rasanya berat sekali. Shinai pun rasanya tidak pas ditangan. Kenapa ya... kenapa yaaa??
Catatan dari team penilai untuk semua peserta ujian adalah untuk memperbanyak jumlah kihon keiko. Tidak hanya di dojo saja. Disiplin dalam latihan juga harus terus ditanam serta sikap (etika) yang benar dalam Kendo.
Koreksi untuk saya dari latihan hari ini, posisi tangan pada saat Men-uchi. Gerakan kaki, Kamae dan Seme.
Saya dan beberapa anggota lainnya yang memulai Kendo pada umur 20an (tidak seperti kebanyakan Sensei dan orang Jepang pada umumnya yang sudah mulai berlatih sejak masih kecil) diingatkan bahwa untuk terus berlatih lebih keras dan tekun lagi dikarenakan kondisi tersebut. Badan akan mengikuti kebiasaan yang dilakukan apakah itu baik atau buruk. Badan yang sudah kaku terbentuk di usia kemudian hari akan sangat sulit diperbaiki. Jadi kita harus berlatih lebih keras dengan benar dan dengan frekuensi sesering mungkin untuk menghindari “terperangkap” pada kebiasaan yang buruk. Itu juga salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan Kendo.
Selamat untuk Fadly (JKA) dan Leo (Yogyakarta) atas Nidan-nya … untuk yang lainnya tetap semagat yaa!
And look what I got … souvenir lucu yaa, judulnya “Aku dan si Gajah” ^_^
05 December, 2010
JJS KEIKO
Latihan hari ini beberapa sensei sedang pergi ke luar negeri mungkin akan minggu depan sudah ada lagi.
Sebelum basic keiko dimulai, ada beberapa catatan penting dari sensei buat semua anggota yang mau ambil grading minggu depan, terutama para pemula.
Hal yang harus diperhatikan adalah tentang Kiai (suara teriakan) dan Behaviour/manners (sikap).
Kiai yang baik sumbernya adalah dari suara perut dan tidak menggunakan suara dari tenggorokan. Posisi badan juga dibuat se-santai mungkin. Bahu dan kepala tidak bergerak naik-turun seperti ayam hehehe (sesuai bahasa-nya sensei ^_^)tapi tetap pada posisi Kamae yang benar.
Untuk sikap badan harus diperhatikan langkah-langkah yang benar untuk masuk dan keluar lapangan (3 langkah maju dan 5 langkah mundur), posisi/arah mata tidak lepas dari lawan pada saat rei dan songkyo, serta posisi shinai yang benar pada saat keluar dan masuk lapangan (kapan harus pada posisi taito dan kapan harus pada posisi natural).
Setelah itu setiap bogu member membantu para non-bogu dalam latihan basic menjelang ujian. Fokus pada pukulan Men, Kote, Do, Kote-Men.
Bogu member hari ini mungkin ada sekitar 26 member. Basic keiko sekitar 30 menit fokus hanya Kirikaeshi.
Jigeiko saya dengan Commander, negla, yola, darta, 2 anak dan 3 non-bogu. Tidak sempat dengan sensei karena terlalu panjang antrian.
Note to self:
Zanshin, taiatari & posisi tangan kiri. Udah lewat 1 bln, genggaman tangan kiri belom pulih total karena cedera di Singapore. Dirontgen tidak ada yang retak tapi memang karena tulangnya yang kena pukul jadi memar didalam diantara jari kelingking dan telapak, makanya sakit (sebisa mungkin dia bilang coba hindari “impact”) hm… gimana caranya tapi ya.
28 November, 2010
9th Asean Kendo Tournament
Some photos from the tournament. Terima kasih kepada Riri, Kojima-sensein, Fika & Rina.
28 Nov at JJS
Summary for beginners practice. Proper upper body posture from sizentai/kamae to sonkyo, Maai, Kiai, Footwork (okuriashi & fumikomi), Men-uchi, Kote-uchi, Kote Men-Uchi, Do, seme, correct position for after hitting. Suburi, suburi, suburi, suburi and suburi. I’m still having trouble with the shoulders when swinging the shinai specially for Men-uchi. Shoulders sometimes seem unnatural and stiff. Cut through. More relax.
National grading is in 2 more weeks so everyone is getting ready. More Kata and basic for everyone. This time the majority of participants maybe from Jakarta dan Bandung dojo.
Semangat!